Sabtu, 24 November 2012

Perekonomian Zona Euro Makin Terpuruk



JAKARTA, KOMPAS.com — Perekonomian zona euro sedang menuju kerterpurukan terdalam sejak awal 2009 sehingga semakin menimbulkan kecemasan di pasar. Untungnya, sentimen itu tertolong oleh berita pabrik-pabrik di China kembali bertumbuh bulan lalu, mengingat posisi China sebagai sumber pertumbuhan global.

Perancis Gencar Investasi di Indonesia



PARIS, KOMPAS.com - Saat ini Perancis semakin bersemangat untuk berinvestasi di Indonesia, terutama dalam penjualan barang konsumer, pariwisata, dan transportasi. Pelaku usaha di Perancis melihat kondisi perekonomian Indonesia cukup baik dan menjanjikan prospek bisnis yang menguntungkan. 

Buruh dan Era Investasi



KOMPAS.com - Buruh adalah kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ini bukan basa-basi. Ini adalah pusaka yang sayangnya belum dirawat seoptimal mungkin.
Dengan produk domestik bruto (PDB) tahun 2012 sekitar 800 miliar dollar AS, Indonesia merupakan negara dengan kekuatan ekonomi ke-16 di dunia. Tahun 2025, Indonesia diperkirakan naik ke 
peringkat ke-10.

Pemerintah Fokus Pada Pemulihan Kegiatan Usaha Migas



JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Rudi Rubiandini menyatakan, pemerintah saat ini sedang fokus pada upaya pemulihan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. Ini disebabkan banyak kegiatan usaha hulu migas yang terganggu pasca pembubaran Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas.  

BI: Ekonomi Indonesia Tertinggi di Dunia



JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menilai ekonomi Indonesia selama delapan tahun terakhir telah tumbuh rata-rata sekitar 6,1-6,2 persen per tahun. Nilai tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Jumat, 23 November 2012

BI: Ekonomi Tumbuh Tapi Belum Optimal

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia menilai pertumbuhan ekonomi di Indonesia sudah lebih tinggi dibanding negara lain. Namun pertumbuhan tersebut masih dinilai belum optimal.

Rabu, 21 November 2012

Sebanyak 22.000 Ekor Sapi Dipasok ke Jabodetabek



JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengatasi kelangkaan pasokan di wilayah Jabodetabek, pemerintah mendatangkan 22.000 ekor sapi. Sebanyak 17.000 ekor sapi berasal dari perusahaan penggemukan, sementara sisanya 5.000 ekor dari peternakan rakyat. Diharapkan penambahkan pasokan itu berdampak pada penurunan harga daging.